Category Archives: Uncategorized

MAKNA SIRI’ NA PACCE’ DIMASYARAKAT BUGIS-MAKASSAR…..


MAKNA SIRI’ NA PACCE’ DIMASYARAKAT BUGIS-MAKASSAR

Oleh :IMBASADI (Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia)

Dalam budaya Sulawesi Selatan Khususnya Bugis, Makassar,) ada sebuah istilah atau semacam jargon yang mencerminkan identititas serta watak orang Sulawesi Selatan, yaitu Siri’ Na Pacce. Secara lafdzhiyah Siri’ berarti : Rasa Malu (harga diri), sedangkan Pacce atau dalam bahasa Bugis disebu Pesse yang berarti : Pedih/Pedas (Keras, Kokoh pendirian). Jadi Pacce berarti semacam kecerdasan emosional untuk turut merasakan kepedihan atau kesusahan individu lain dalam komunitas (solidaritas dan empati).

Kata Siri’, dalam bahasa Makassar atau Bugis, bermakna “malu”. Sedangkan Pacce (Bugis: Pesse) dapat berarti “tidak tega” atau “kasihan” atau “iba”. Struktur Siri’ dalam Budaya Bugis atau Makassar mempunyai empat kategori, yaitu (1) Siri’ Ripakasiri’, (2) Siri’ Mappakasiri’siri’, (3) Siri’ Tappela’ Siri (Bugis: Teddeng Siri’), dan (4) Siri’ Mate Siri’.

Kemudian, guna melengkapi keempat struktur Siri’ tersebut maka Pacce atau Pesse menduduki satu tempat, sehingga membentuk suatu budaya (karakter) yang dikenal dengan sebutan Siri’ Na Pacce.
Siri’ Ripakasiri’

Adalah Siri’ yang berhubungan dengan harga diri pribadi, serta harga diri atau harkat dan martabat keluarga. Siri’ jenis ini adalah sesuatu yang tabu dan pantang untuk dilanggar karena taruhannya adalah nyawa.

Sebagai contoh dalam hal ini adalah membawa lari seorang gadis (kawin lari). Maka, pelaku kawin lari, baik laki-laki maupun perempuan, harus dibunuh, terutama oleh pihak keluarga perempuan (gadis yang dibawa lari)karena telah membuat malu keluarga.
Contoh lainnya adalah kasus kekerasan, seperti penganiayaan atau pembunuhan dimana pihak atau keluarga korban yang merasa terlanggar harga dirinya (Siri’na) wajib untuk menegakkannya kembali, kendati ia harus membunuh atau terbunuh. Utang darah harus dibalas dengan darah, utang nyawa harus dibalas dengan nyawa.
Dalam keyakinan orang Bugis/Makassar bahwa orang yang mati terbunuh karena menegakkan Siri’, matinya adalah mati syahid, atau yang mereka sebut sebagai Mate Risantangi atau Mate Rigollai, yang artinya bahwa kematiannya adalah ibarat kematian yang terbalut santan atau gula. Dan, itulah sejatinya Kesatria.
Tentang ini hal ini, oleh Hakim Pidana (orang-orang Belanda) di zaman penjajahan dahulu tidak bisa mengerti mengapa orang Bugis/Makassar begitu bangga dan secara kesatria mengakui di depan persidangan pidana bahwa dia telah melakukan pembunuhan berencana, meski diketahuinya bahwa ancaman pidananya sangat berat jika dibandingkan dengan pembunuhan biasa (pembunuhan yang tidak direncanakan sebagaimana diatur dalam pasal 338 KUHP). Secara logika, memang orang lain tidak dapat mengerti hal tersebut, kecuali bagi mereka yang telah paham akan makna Siri’ yang sesungguhnya.
Agar dapat mengetahui tentang bagaimana penting menjaga Siri’ untuk kategori Siri’ Ripakasiri’, simaklah falsafah berikut ini. Sirikaji nanimmantang attalasa’ ri linoa, punna tenamo siri’nu matemako kaniakkangngami angga’na olo-oloka. Artinya, hanya karena Siri’ kita masih tetap hidup (eksis), kalau sudah malu tidak ada maka hidup ini menjadi hina seperti layaknya binatang, bahkan lebih hina daripada binatang.
Siri’ Mappakasiri’siri’
Siri’ jenis ini berhubungan dengan etos kerja. Dalam falsafah Bugis disebutkan, “Narekko degaga siri’mu, inrengko siri’.” Artinya, kalau Anda tidak punya malu maka pinjamlah kepada orang yang masih memiliki rasa malu (Siri’). Begitu pula sebaliknya, “Narekko engka siri’mu, aja’ mumapakasiri’-siri.” Artinya, kalau Anda punya malu maka jangan membuat malu (malu-maluin).
Bekerjalah yang giat, agar harkat dan martabat keluarga terangkat. Jangan jadi pengemis, karena itu artinya membuat keluarga menjadi malu-malu atau malu hati. Walau Hanya nelayan ikan, petani , atau hanya bekerja pesuruh jangan pernah mengemis yang akan merendahkan Harga dirimu.
Hal yang terkait dengan Siri’ Mappakasiri’siri’ serta hubungannya dengan etos kerja yang tinggi adalah cerita-cerita tentang keberhasilan orang-orang Bugis dan Makassar di perantauan.
Dengan dimotori dan dimotivasi oleh semangat siri’ sebagaimana ungkapan orang Makassar, “Takunjunga bangun turu’ naku gunciri’ gulingku kualleangngangi tallanga na towaliya.” Artinya, begitu mata terbuka (bangun di pagi hari), arahkan kemudi, tetapkan tujuan ke mana kaki akan melangkah, pasang tekad “Lebih baik tenggelam daripada balik haluan (pulang ke rumah) sebelum tercapai cita-cita.” Atau, sekali layar terkembang pantang biduk surut ke pantai, sebelum tercapai pulau harapan.
Selain itu, Siri’ Mappakasiri’siri’ juga dapat mencegah seseorang melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum, nilai-nilai moral, agama, adat istiadat dan perbuatan-perbuatan lainnya yang dapat merugikan manusia dan kemanusiaan itu sendiri.
Salah satu falsafah Bugis dalam kehidupan bermasyarakat adalah “Mali’ siparampe, malilu sipakainga”, dan “Pada idi’ pada elo’ sipatuo sipatokkong” atau “Pada idi pada elo’ sipatuo sipatottong”. Artinya, ketika seseorang sanak keluarga atau kerabat tertimpa kesusahan atau musibah maka keluarga yang lain ikut membantu. Dan, kalau seseorang cenderung terjerumus ke dalam kubangan nista karena khilaf maka keluarga yang lain wajib untuk memperingatkan dan meluruskannya.
Siri’ Tappela’ Siri’ (Makassar) atau Siri’ Teddeng Siri’ (Bugis)
Artinya rasa malu seseorang itu hilang “terusik” karena sesuatu hal. Misalnya, ketika seseorang memiliki utang dan telah berjanji untuk membayarnya maka si pihak yang berutang berusaha sekuat tenaga untuk menepati janjinya atau membayar utangnya sebagaimana waktu yang telah ditentukan (disepakati). Ketika sampai waktu yang telah ditentukan, jika si berutang ternyata tidak menepati janjinya, itu artinya dia telah mempermalukan dirinya sendiri.
Orang Bugis atau orang Makassar yang masih memegang teguh nilai-nilai Siri’, ketika berutang tidak perlu ditagih. Karena, tanpa ditagih dia akan datang sendiri untuk membayarnya.

Siri’ Mate Siri’

Siri’ yang satu berhubungan dengan iman. Dalam pandangan orang Bugis/Makassar, orang yang mate siri’-nya adalah orang yang di dalam dirinya sudah tidak ada rasa malu (iman) sedikit pun. Orang seperti ini diapakan juga tidak akan pernah merasa malu, atau yang biasa disebut sebagai bangkai hidup yang hidup.
Betapa hina dan tercelanya orang seperti ini dalam kehidupan masyarakat. Aroma busuk akan tercium di mana-mana. Tidak hanya di lingkungan Istana, di Senayan, bahkan di tempat-tempat ibadah juga bau busuk akan terasa menyengat. Korupsi, kolusi dan nepotisme, jual beli putusan, mafia anggaran, mafia pajak serta mafia-mafia lainnya, akan senantiasa mewarnai pemberitaan media setiap harinya. Nauzubillahi min-dzalik.
Pacce (Bugis: Pesse)
Pacce atau Pesse adalah suatu tata nilai yang lahir dan dianut oleh masyarakat Bugis/Makassar. Passe lahir dan dimotivasi oleh nilai budaya Siri’ (malu). Contoh, apabila seorang anak durhaka kepada orangtuanya (membuat malu keluarga) maka si anak yang telah membuat malu (siri’) tersebut dibuang dan dicoret dalam daftar keluarga. Namun, jika suatu saat, manakala orangtuanya mendengar, apalagi melihat anaknya menderita dan hidup terlunta-lunta, si anak pun diambilnya kembali. Malu dan tidak tega melihat anaknya menderita.
Punna tena siri’nu pa’niaki paccenu. Artinya meski anda marah karena si anak telah membuat malu keluarga, lebih malulah jika melihat anakmu menderita. Jika Anda tidak malu, bangkitkan rasa iba di hatimu (Paccenu). Anak adalah amanah Allah, jangan engkau sia-siakan.
Pacce’ dalam pengertian harfiahnya berarti “ pedih “, dalam makna kulturalnya pacce berarti juga belas kasih, perikemanusiaan, rasa turut prihatin, berhasrat membantu, humanisme universal. Jadi, pacce’ adalah perasaan (pernyataan) solidaritas yang terbit dari dalam kalbu yang dpaat merangsang kepada suatu tindakan. Ini merupakan etos (sikap hidup) orang Bugis-Makassar sebagai pernyataan moralnya. Pacce’ diarahkan keluar dari dirinya, sedangkan siri’ diarahkan kedalam dirinya. Siri’ dan pacce’ inilah yang mengarahkan tingkah laku masyarakatnya dalam pergaulan sehari-hari sebagai “ motor “ penggerak dalam memanifestasikan pola-pola kebudayaan dan sistem sosialnya.
Melalui latar belakang pokok hidup siri’ na pacce’ inilah yang menjadi pola-pola tingkah lakunya dalam berpikir, merasa, bertindak, dan melaksanakan aktivitas dalam membangun dirinya menjadi seorang manusia. Juga dalam hubungan sesama manusia dalam masyarakat. Antara siri’ dan pacce’ saling terjalin dalam hubungan kehidupannya, saling mengisi, dan tidak dapat dipisahkan yang satu dari lainnya.
Dengan memahami makna dari siri’ dan pacce’, ada hal positif yang dapat diambil sebagai konsep pembentukan hukum nasional, di mana dalam falsafah ini betapa dijunjungnya nilai-nilai kemanusiaan – berlaku adil pada diri sendiri dan terhadap sesama – bagaimana hidup dengan tetap memperhatikan kepentingan orang lain. Membandingkan konsep siri’ dan pacce’ini dengan pandangan keadilan Plato (428-348 SM) yang mengamati bahwa justice is but the interest of the stronger (keadilan hanya merupakan kepentingan yang lebih kuat)
Nilai adalah hal yang yang sangat dibutuhkan dalam setiap aspek kehidupan dan dalam konteks hukum, nilai ini merupakan sesuatu yang menjadi landasan atau acuan dalam penegakan hukum, nilai ini hidup dalam suatu masyarakat dan menjadi falsafah hidup dalam masyarakat tertentu. Masyarkat Bugis mempunyai falsafah hidup yang sangat dijunjungnya yaitu siri’ na pacce’. 
Siri’ na pacce’ dalam masyarakat Bugis sangat dijunjung tinggi sebagai falsafah dalam segala aspek kehidupan, dan hal ini juga berlaku dalam aspek ketaatan masyakarat terhadap aturan tertentu (hukum), dengan pemahaman terhadap nilai (siri’ na pacce’) ini sangat mempengaruhi masyakarat dalam kehidupan hukumnya.

Siri’ yang merupakan konsep kesadaran hukum dan falsafah masyarakat Bugis-Makassar adalah sesuatu yang dianggap sakral . Siri’ na Pacce ( Bahasa Makassar ) atau Siri’ na Pesse’ ( Bahasa Bugis ) adalah dua kata yang tidak dapat dipisahkan dari karakter orang Bugis-Makassar dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Begitu sakralnya kata itu, sehingga apabila seseorang kehilangan Siri’nya atau De’ni gaga Siri’na, maka tak ada lagi artinya dia menempuh kehidupan sebagai manusia. Bahkan orang Bugis-Makassar berpendapat kalau mereka itu sirupai olo’ kolo’e ( seperti binatang ). Petuah Bugis berkata : Siri’mi Narituo ( karena malu kita hidup ).
Dengan adanya falsafah dan ideologi Siri’ na pacce/pesse, maka keterikatan dan kesetiakawanan di antara mereka mejadi kuat, baik sesama suku maupun dengan suku yang lain.
Konsep Siri’ na Pacce/pesse bukan hanya di kenal oleh kedua suku ini, tetapi juga suku-suku lain yang menghuni daratan Sulawesi, seperti Mandar dan Tator. Hanya saja kosa katanya yang berbeda, tapi ideologi dan falsafahnya memiliki kesamaan dalam berinteraksi.
– IMBASADI Ikatan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Daerah se-Indonesia

Iklan

Melatih diri Setelah Kehilangan si anak kesayangan berkaki empat


Memang tidak mudah ketika sedang kehilangan, rasanya sungguh menyiksa, bahkan ketika saya sedang menulis artikel tentang ini. Tapi ada hal-hal yang bisa dipelajari ketika menjalani “proses sedih“😣tersebut, ada pengalaman batin yang bisa kita ambil hikmahnya, Siapapun tentu tidak ingin mempersiapkan kesedihan karena akhir perjalanan hidup antara manusia dengan kucing tentu berbeda. Dan sebagai manusia, saya pernah mengalaminya beberapa kali dan itu membuat saya bisa “menavigasi” prosesnya. 

Saya Mensyukuri Kebersamaan dengan Kucing

Seberapa lama pun kebersamaan kita dengan kucing, tentu sangat mudah bagi kita terjebak dalam kesedihan dengan intensitas yang dalam. Terkadang saya pun merasakan seperti ini, Merasa tidak bersyukur dan menghormati tatkala kucing kita masih hidup. Kita lupa dengan cerita tahun-tahun yang menyenangkan, tingkah kelucuan mereka bulan lalu dan segala kenangan indah saat ikatan itu masih ada. Saya pun kemudian mencoba fokus pada saat kehidupan ketika kami masih saling berbagi

Saya Menemukan Orang yang Bisa Memahami

Terlepas bagaimana pun cara kucing berpisah dengan kita😢, jelas bahwa kita saat itu sedang butuh orang-orang disekeliling yang bisa mengerti dan bukan waktunya untuk merespon segala komentar seperti ” Oh.. itu kan hanya Kucing..”.😞 kalau kamu menemukan orang-orang yang berkata demikian cobalah untuk menghela nafas dalam dan biarkan berlalu😌. Kita saat itu sedang butuh energi untuk bisa melewati rasa duka, bukan malah mengeluarkan energi untuk meluapkan marah pada saat yang tidak tepat.

Sebaliknya, temukanlah orang-orang yang bisa memahami dan menghormati proses kesedihan kita, terlepas dia suka kucing atau tidak. teman atau seseorang yang penuh kasih pasti akan memberikan ruang dan menghormati kebutuhan kita yang sedang berduka😔


Jika Diperlukan, Saya akan Mengambil Waktu untuk Menyendiri

Beberapa dari kita memang memiliki karakter mudah berbagi, beberapa diantara lainnya sangat rentan melewati kesedihan dengan muncul didepan umum.

​” Kenali dirimu sendiri Sobat Meongers”🐱, jika kamu perlu menyendiri itu tidak apa-apa, itu hak kamu kok 😉 !

Saya Mengerti bahwa Kesedihan adalah “Powerfull Proses” butuh banyak energi untuk menghadapinya

Terkadang ketika saat saya sedang menyendiri ditepi pantai itu membantu saya mengingat dan merasakan bahwa kesedihan itu mirip berlayar mengarungi gelombang di laut. kita merasa baik-baik saja dan kemudian Whaaam… hantaman ombak tersebut membuat perasaan kita naik turun, menangis, menjerit segala perasaan yang campur aduk mengoyak stabititas emosi kita😌

Saya tidak tahu mengapa, tapi hal ini membuat saya lebih siap ketika terjadi lagi. Just Let It Flow… setiap orang mengekspresikan kedukaan dengan cara yang berbeda, kita semua berduka diwaktu kita sendiri dan dengan cara kita sendiri. Jadi biarkan hal itu mengalir apa adanya sejauh yang kamu butuhkan

Saya Mengambil Nafas Dalam

😐Ini adalah teknik relaksasi yang juga digunakan saat Yoga dan semua orang bisa melakukannya. Ketika kita lelah dengan stress dan berduka, mengambil nafas yang dalam melalui hidung adalah cara yang sangat membantu kita relax.. bersantai dan memulihkan pikiran serta tubuh kedalam kondisi tenang/stabil. meskipun itu hanya 1 sampai 2 menit😅 tapi itu membawa manfaat yang besar😊

Saya buat rutinitas tersebut tatkala sedang mengalami tekanan ataupun jika sedang berduka karena kehilangan hewan peliharaan. Ditinjau dari sudut pandang fisiologis emang baik sih, teknik ini akan mengaktifkan kembali sistem syaraf parasimpatis yang membantu relaksasi dari sistem simpatis syaraf yang digunakan saat sedang melawan atau terbang. Cobalah untuk bernafas dalam-dalam ketika sedang mengalami situasi stress ataupun saat sedang ingin menahan nafas.

Saya Baik-baik saja 

😇Saya akan merasa bersalah jika kucing saya melihat ownernya sedang berantakan. Jadi meskipun itu sulit menjalani kesedihan yang melelahkan. Saya selalu ingat untuk menjadi “baik kembali baik sedia kala, sy mencoba berjalan keluar halaman rumah dengan berolahraga sembari mengambil nafas dalam dan melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Jadi temukanlah hal-hal yang membuatmu baik menurut Sobat Meongers🐱😌


Saya Merasa Terhormat Mendapat Kesedihan Ini

Ini sesuatu yang besar dan kita semua bisa melalui hal tersebut apabila kita yakin. Kepedihan dalam Kesedihan yang mendalam, tapi anehnya ini sesuatu yang membanggakan ! Jadi Rayakanlah kebersamaan dengan anak-anak kaki empat yang kamu cintai tersebut terlepas apakah kita akan lama atau sebentar menjalani hidup dengan mereka..🐱🐈🐈

2018 Buka lembaran baru 


​Alhandulillah Cerita daily 2017 andims Sudah Selesai 

~❌

Bahagia.. Senang.. Sedih.. Apapun ceritanya ditahun yg lalu, saya tidak menuliskanNya disini.. Cukuplah Buku Daily ini yg tau.. 😊

Saya Sudah siap memBuka Lembaran baru 2018 ✔

Yang pastinya di Tahun ini saya sudah siap untuk membuka lembaran baru.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah..

Allah.. Rosulullah.. Ayah.. Mama.. ❤

🙏 andimsDaily

2018 Bismillah… 😊😇

Tafsir al-Wa’ie 


8 tahun yang lalu kini telah memasuki tahun 2018 kau baru kembali kubuka sekian lamanya, entah apa yang mengerakkan hatiku tuk kembali mengkajimu,.

http://andimutmainnahsalam.blogspot.co.id/?m=1&zx=8108576de5345c76
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=521931848181864&id=100010951602660

Sebulum Akhir Zaman, Kaum muslimin akan melewati 5 Fase Kepemimpinan 


 

Kira2 kita sudah berada di Fase apa??

Ya, kita sudah lama memasuki Fase Kekuasaan kediktatoran pemerintah bengiss yang menyengsarakan Umat. Kekuasaan diktator bengis saat ini akan tetap ada sesuai kehendak Allah, Namun Allah bisa menumbangkan jika dia berkehendak untuk menumbangkannya.

KHILAFAH BUKAN MIMPI ATAU REKAYASA BELAKA. KHILAFAH ADALAH JANJI ALLAH… KABAR GEMBIRA DARI ROSULULLAH…

WAHAI KAUM MUSLIM.. WAHAI PARA PEMUDA… SUDAH SAATNYA SAUDARA MUSLIMIN DISELURUH DUNIA MENJADI GARDA TERDEPAN UNTUK MEMPERJUANGKAN TEGAKNYA KEMBALI KEPEMIMPINAN ISLAM DENGAN MEMPERJUANGKAN SYARIAH DAN KHILAFAH.

Islam merindukan umatnya Islam merindukan Para Pemudanya Untuk mengembalikan Kegemilangannya Kembali..

👆Mereka… mereka.. Mereka… YA.. Mereka orang2 Kafir (Yahudi Zionis Israel dan para2 antek2 nya.. Apa yang mereka Lakukan sampai saat ini Pembantain demi pembantaian  pertumpahan darah tiap detik dan menitnya mereka kerjakan pada saudara muslim kita di Palestina..

Dan bertahun tahun sudah lamanya OKI tidak bisa menyelesaikan problematika penderitaan saudara kita disana.

Saya berdoa berharap semoga Dengan Cara mengingat kembali ingatan kita tentang penderitaan dan Kesengsaraan saudara kita di Palestina tergugah kembali hati anda sekalian untuk bersama sama memperjuangkan tanah umat islam dengan bersama2 memperjuangkan Syariah dan Khilafah.
Menegakkan kembali Khilafah Bukan hanya Kewajiban Hizbut Tahrir Tapi Kewajiban Seluruh Kaum Muslimin Tua dan Muda. 

Surah Al-Baqarah 2: 30
Ingatlah ketika tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ” Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang Khalifah di muka bumi. ”
Kemudian Mereka Berkata ( Para melaikat bertanya kepada Allah) : “Mengapa Engkau hendak menjadikan seorang (khalifah) di bumi itu orang yg akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami sentiasa bertasbih dgn memuji Engkau dan mensucikan Engkau? ” Kemudian ketika itu Allah membalas perkataan para Malaikat dgn berfirman: ” Sesungguhnya Aku Mengetahui apa yg tidak kamu ketahui.

Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar..

#SelamatkanPalestinaDenganKhilafah #BebaskanPalestinaDenganJihaddanKhilafah
#KhilafahJanjiAllah #KhilafahAjaranIslam  #KabarGembiraDariRosulullah #StopKriminalisasiAjaranIslam #Khilafah #TumbangkanKezaliman #IslamRahmatanLilAlamin

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=521898174851898&id=100010951602660

5 Fase perjanalan manusia menuju Akhir Jaman


Kaum Muslimin akan melewati lima Fase Kepemimpinan,  

Kira2 kita sudah berada di Fase apa??  
Ya, kita sudah lama memasuki Fase Kekuasaan kediktatoran pemerintah bengiss yang menyengsarakan Umat. Kekuasaan diktator bengis saat ini akan tetap ada sesuai kehendak Allah, Namun Allah bisa menumbangkan jika dia berkehendak untuk menumbangkannya. 
KHILAFAH BUKAN MIMPI ATAU REKAYASA BELAKA. KHILAFAH ADALAH JANJI ALLAH… KABAR GEMBIRA DARI ROSULULLAH…  
WAHAI KAUM MUSLIM.. WAHAI PARA PEMUDA… SUDAH SAATNYA SAUDARA MUSLIMIN DISELURUH DUNIA MENJADI GARDA TERDEPAN UNTUK MEMPERJUANGKAN TEGAKNYA KEMBALI KEPEMIMPINAN ISLAM DENGAN MEMPERJUANGKAN SYARIAH DAN KHILAFAH.
Islam merindukan umatnya Islam merindukan Para Pemudanya Untuk mengembalikan Kegemilangannya Kembali.. 

Mereka… mereka.. Mereka… YA.. Mereka orang2 Kafir (Yahudi Zionis Israel dan para2 antek2 nya.. Apa yang mereka Lakukan sampai saat ini Pembantain demi pembantaian  pertumpahan darah tiap detik dan menitnya mereka kerjakan pada saudara muslim kita di Palestina. Dan bertahun tahun sudah lamanya OKI tidak bisa menyelesaikan problematika penderitaan saudara kita disana. Saya berdoa sy berharap semoga Dengan Cara mengingat kembali ingatan kita tentang penderitaan dan Kesengsaraan saudara kita di Palestina tergugah kembali hati anda sekalian untuk bersama sama memperjuangkan tanah umat islam dengan bersama2 memperjuangkan Syariah dan Khilafah.
Menegakkan kembali Khilafah Bukan hanya Kewajiban Hizbut Tahrir Tapi Kewajiban Seluruh Kaum Muslimin Tua dan Muda. 
Kewajiban tegaknya khilafah..

Surah Al-Baqarah 2: 30
Ingatlah ketika tuhanmu berfirman kepada para malaikat: ” Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang Khalifah di muka bumi. ” 
Kemudian Mereka Berkata ( Para melaikat bertanya kepada Allah) : “Mengapa Engkau hendak menjadikan seorang (khalifah) di bumi itu orang yg akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah darah, padahal kami sentiasa beetasbih dgn memuji Engkau dan mensucikan Engkau? ” Kemudian ketika itu Allah membalas perkataan para Malaikat dgn berfirman: ” Seungguhnya Aku Mengetahui apa yg tidak kamu ketahui.
Allahu Akbar… Allahu Akbar… Allahu Akbar.. 
#SelamatkanPalestinaDenganKhilafah #BebaskanPalestinaDenganJihaddanKhilafah

#KhilafahJanjiAllah #KhilafahAjaranIslam  #KabarGembiraDariRosulullah #StopKriminalisasiAjaranIslam #Khilafah #TumbangkanKezaliman #IslamRahmatanLilAlamin

Renunganku dalam hening


Assalamualaikum ya Habib.. 

YaHabib.. 

Kutulis Tulisan kecil ini, Bukan dalam artian Habib Salah dan Andi’inna yg benar. Hanya saja Tulisan ini mewakilkan perdebatan Antara Akal dan Hatiku yahabib.

Mohon maaf sebelumnya yaHabib

Saya seorang hamba yang fakir ilmu..
Dibanding Habib apalah diriku
Seorang yg masih lagi mencari pembelajaran dari kehidupan..

Ingin hati mengatakan sesuatu tapi nanti dikira andi inna’ sok tau.. Tapi apalah sy seorang yg lagi masih fakir ilmu Allah dan hanyalah manusia biasa yg tiada sempurna, 

Ketika hati dan akalku berperang hanya karena sebagian perkataan Habib ini bahwa (Shollu Alan Nabi Dulu Baru Takbir) tika itu mulailah terjadi perdebatan antara akal dan hatiku akhirnya terciptalah beberapa pertanyaan dalam benak jiwaku.. 

Yang Saya Tau bahwa Muhammad Adalah kekasih Allah.. Manusia Sempurna.. (Insan kamil) Takkan pernah habis Bahasa indah Untuk menggambarkan sosok Muhammad..

Dari Muhammad Saya menggambar sosok kesempurnaan Ilahi Robbi Tuhan Sang Pencipta Manusia dan Alam semesta

Yahabib..
Hampir 3x bibir mengulang untuk mengucapkan perkataan Habib (Shollu Alan Nabi dulu baru Takbir..)

Kemudian Akalku mengetuk hati, mereka saling berbicara dalam jiwa dan pikiranku

Keduanya terus mencari dan saling berbicara,.. kemudian sy terdiam seketika..

Akal dan hatiku lalu mengetuk relung jiwaku..
Hingga tercipta satu pertanyaan didalam diri..

Wahai jiwa..  Siapakah Yang telah Menciptakan Muhammad Sosok Manusia hampir Sempurna ini?? “Dia Allah YANG MAHA BESAR..

Siapakah yang mengajarkan AlQur’an kepada Muhammad?? Dia Allah Yang maha besar..

Tidakkah Allah yang Maha Besar Dari segala Ciptaanya yang sempurna?? Dialah Allah Maha Besar Lagi Tinggi dan Maha Sempurna.. 

Tiba tiba Air Mataku jatuh tercurah yahabib

Atas perkataanmu ini bahwa (Shollu Alan Nabi Dulu Baru Takbir), Saya mendapat ilmu baru yaitu (Allah lagi dulu baru kekasihnya Muhammad.. Takbir Dulu Baru Shollu Alan Nabi)..

Mengapa Takbir dulu “Sebab yang meciptakan Muhammad adalah LAGI MAHA BESAR dialah ALLAH SWT..

Takbirr… AllahuAkbar.. Sallallahu ala Muhammad Sallallahu alaihi wasallam
Sallallahu ala Muhammad Sallallahu alaihi wasallam Ya Nabi salam alaika Ya Rasul salam alayka Ya Habib salam alayka Salawatullah alayka❤❤💕💕💕❤❤

Syukron Ya habib Luthfi atas pelajaran ilmu baru ini. semoga Allah selalu menjagamu dalam kasih sayang Dan Rahmatnya. Allahumma amiin

​[MUHASABAH] KACA YANG BERDEBU]


Ia ibarat kaca yang berdebu
Jangan terlalu keras membersihkannya

Nanti ia mudah retak dan pecah

Nanti ia mudah Keruh Dan ternoda
Ia bagai permata keindahan

Sentuhlah hatinya dengan kelembutan

Ia sehalus sutera di awan

Jagalah hatinya dengan kesabaran
Lemah-lembutlah kepadanya

Namun jangan terlalu memanjakannya

Tegurlah bila ia tersalah

Namun janganlah lukai hatinya
Bersabarlah bila menghadapinya

Terimalah ia dengan keikhlasan

Karena ia kaca yang berdebu

Semoga kau temukan dirinya

Bercahayakan iman
😌SahabatPembaca

Di atas itu adalah lirik sebuah lagu yang dibawakan oleh Al-Maidany. Judulnya KACA YANG BERDEBU. Pertama kali mendengar lagu ini, jujur saya sama sekali tidak mengerti maksud dari lagu tersebut. Namun setelah diulang berulang kali, baru ngerti apa maksud dari liriknya.
Kisah dari lagunya nih, yaitu mengenai bagaimana cara menghadapi seseorang dan menasehatinya. Disini dikiaskan, seseorang itu seperti sebuah kaca yang berdebu. Karena terbuat dari kaca, apabila kita ingin membersihkan debu darinya tidak boleh terlalu kuat dan terlalu lembut. Kalau terlalu kuat, bisa – bisa kaca tersebut bakal retak lalu pecah. Kalau terlalu pelan pun, debu yang berada diatasnya tidak akan benar – benar bersih. Begitulah juga hati seseorang. Kadang ketika menasehati seseorang, bila kita terlalu keras padanya ia akan sakit hati, dan akan terus melakukan perbuatan yang salah. Kalau kita terlalu lembut dalam menasehatinya, ia malah semakin melunjak (istilah jaman sekarangnya, dikasih hati eh malah minta jantung).
Ada ayat nih yang menjelaskan tentang pentingnya saling menasehati dalam hal kebaikan :
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksaNya. Al-Ma’idah : 2
“Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran. Al-‘Ashr : l-3
“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang mungkar. At-Taubah : 71
Dan juga sabda Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam  :
Barangsiapa di antara kalian melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya, jika tidak bisa maka dengan lisannya, dan jika tidak bisa juga maka dengan hatinya, itulah selemah-lemahnya iman. [Imam Muslim dalam kitab Shahihnya,
Yup, dalam dilema hidup pastinya kita sering mengalami hal semacam ini. Ingin menasehati tetapi malah dimaki. Apalagi objeknya adalah orang yang kita sayangi. Ketika kita melihatnya melakukan kesalahan, ingin rasanya mencoba mengingatkannya, namun ternyata maksud baik kita belum tentu dapat diterima olah dirinya. Nah, kalau sudah begini, gimana dong cara kita menasehatinya ??
Coba perhatikan ayat – ayat dan hadis dibawah ini:
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.QS. Al Baqarah : 153
Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Rabbmu, dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya. QS. Al Qolam : 48
Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik. QS. Al Ma`aarij : 5
Dan untuk (memenuhi perintah) Rabbmu, bersabarlah. QS. Al Mudatsir : 7
Dan Kami jadikan di antara mereka itu imam-imam yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar, dan adalah mereka meyakini ayat-ayat kami. QS. As Sajdah : 24
Rasulullah bersabda :
“Barang siapa banyak bersabar, Allah Ta`ala akan menjadikan dia seorang yang sabar, tidaklah pada seseorang diberikan satu pemberian yang lebih baik daripada rasa sabar dan tidak juga lebih luas daripada rasa sabar.
Yup, kuncinya adalah sabar. Ketika kita ingin menasehati dan mengingatkan orang lain, cobalah melakukannya dengan sabar. Hilangkan amarah, walau saat itu dirimu benar – benar marah dan kesal terhadap dirinya. Katakan nasehat itu dengan lembut, namun tidak terlalu lembut (istilahnya tegas tapi lembut). Insya Allah, asal kita Ikhlas, Tawakal pada Allah, maka usaha kita untuk mengingatkan orang yang kita sayangi agar tidak melakukan kesalahan lagi dapat terwujud😌

– Andims http:andimutmainnahsalam.blogspot.com

Is Kariyman aw mut syahidan



Is kariyman aw mut syahidan

Gejolak yang membuncah memenuhi dada ini…
Bersama asa yang rindu mendalam…
Dari hamba yang berlumur dosa dan kealpaan…
Berharap dapat bersua dengan-Mu…
Wahai Rabbul`alamiin…
Dengan taubat ku berharap…
Kuatkan jiwa ini mendatanginya…
Kokohkan langkah kaki ini menempuhnya…
Azzamkan niat ini dalam mencapainya…
Ikhlaskan hati ini menjalaninya…
Aku rindu…aku rindu…aku rindu…
Rindu berjumpa dengan-Mu dalam SYAHADAH…
Rindu bersua dengan-Mu dalam IMAN…
Rindu bersama-Mu dalam TAUHID…
Rindu indahnya hidup dalam naungan ridha-Mu…
Syari`at ISLAM…Daulah ISLAM…Khilafah ISLAM
Duhai Alloh yang tiada sekutu bagi-Mu…
Hantarkanlah kerinduanku ini…
Mudahkanlah…
Lapangkanlah…
Tuk raih cita-cita…
KEMULIAAN HIDUP DALAM ISLAM, ATAU
KESYAHIDAN DALAM PERJUANGAN
Aku berharap termasuk yang Kau hantarkan….
Ridhai dan kabulkanlah…
Amien ya Alloh, ya Rabbal`alamiin…

#Jundullah #ParaTentaraAllah #PejuangShariahKhilafah #KhilafahAjaranIslam #KhilafahMilikUmatIslam #SelamatkanPalestinaDenganJihadDanKhilafah #KhilafahIsSolution #khilafahSolusiTunggal #KhilafahKepemimpinanIslam #KhilafahSolusiProblematikaUmat #KhilafahEducation #StopKriminalisasiAjaranIslam

http://andimutmainnahsalam.blogspot.com

Puisi Muslimah Negarawan


Bengisnya zaman tlah lama butakan pikiran,

Berjuta persoalan trus mencoba sesakkan iman,

Topeng indah duniawi kian menarik tuk dijadikan tujuan,

Semua cita dan asa muslimah bermuara pada materi yang dipuja bak Tuhan

Eksploitasi tubuh perempuan katanya tak mengapa asal bisa jadi jutawan,

Bahkan itulah profesi yang dianggap membanggakan

Kemiskinan kian mendekap erat tubuh umat,

Menggerogoti idealisme langit hanya untuk visi dunia yang sesaat,

Sekulerisme tlah tertancap kuat di benak rakyat,

Telantarkan agama karena dianggap privat dan jadi penghambat.

Kaum Intelektual pun berilmu hebat namun banyak bermental bejat,

Kerontang spiritual, berkiblat rupiah yang katanya bisa angkat derajat.

Wahai muslimah yang lebih mulia dari bidadari surga,
Relakah kau tergerus arus pragmatisme

bernafas manfaat sesaat?

Yang takkan bisa selamatkan dirimu kelak di akhirat

Wahai muslimah penerus generasi Fatimah az-Zahra

Betapa peran besarmu kini tlah dianggap hina,

Dihempas jauh hingga membuat kau lupa,

Hingga kehancuran keluarga dan generasi nyata bergelimpang di mana-mana

Kaum muslim pun terseok lumpuh tak berdaya,

Wahai muslimah yang dimuliakan,
Ambillah peran besarmu sebagai MuslimahNegarawan,

Inilah cita tertinggi yang memuncaki peran muslimah sepanjang sejarah keemasan,

Tuk tenggelamkan segala kedzoliman dan keterpurukan,

Miliki ketinggian tsaqofah Islam tuk tuntaskan persoalan kehidupan

Punyai intelektualitas tinggi tuk jawab tantangan zaman,

Menjadi penggerak arus opini berideologi islam,

Menjadi ibu cerdas yang lahirkan kesatria penakluk peradaban,

Hingga kejayaan Islam bukan lagi sekedar khayalan atau dongeng murahan.

Wahai muslimah Sang penyelamat semesta,
Ayunkanlah langkahmu tuk ikut serta berkontribusi nyata,

Hancur leburkan peradaban kelam yang kini payungi dunia,

Lepaskan jerat kapitalisme yang sumbat segala cahaya Pencipta.

– Muslimah Negarawan

Abu Salma

Homepage Pribadi Abu Salma Muhammad

Blog Abu Hudzaifah

Menghidupkan Sunnah Mematikan Bid'ah

Addariny's --- Centre

Meniti Jejak, Para Salafus Sholih yg Bijak

Aisyna haniifah

sibukkanlah dirimu dengan karya yang bisa mengharumkan namamu di hari akhir

bloginismeiga

Ekspresikan Diri dengan Cerita

Perkembangan Islam di Nusantara

merenung Islam masa lalu, merekam Islam masa kini, mereka Islam masa depan

Catatan Cinta Sahaja

AKU BELAJAR DARI KALIAN DAN AKU MENULISKANNYA

Cahyaiman's Blog

A fine WordPress.com site

Ideological Thinker

We write to SPEAK UP

KAMI DARI SEMUA : IndonesiAn BlogWalker

Blogging... Way I Get Relax a little while Learning     

Draft Corner

A Place for a Dreamer

Perjalanan Panjang

Tentang Hidup, Asa dan Cinta

blognoerhikmat

lihat dengan kata.baca dengan hati

Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Abdullah Adnan

Blogger Otomotif

Jendela Puisi

serumpun puisi dari hati yang merindu

DewanSyura Weblog

Just another WordPress.com weblog

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Barbados Underground

News, Politics, Opinions, Sports, Culture, Religion and Media