Kalimat yang Lebih Berat dari Tujuh Lapis Bumi dan Langit Seisinya

(لا اله الا الله محمد رسول الله)

Wahai musa seandainya tujuh lapis bumi digabungkan dengan tujuh lapis langit dengan seluruh semestanya dan diletakkan disebelah timbangan kalimat Laa Ilaha Illallah, niscaya kalimat itu lebih berat melebihi semua itu.

(Hadits qudsi dari Abu sa’id Al-khudri)

Salah satu jalan yang harus kita tempuh bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala adalah dengan senantiasa mengingat-Nya, Berdzikrullah. Dan Kalimat Tauhid inilah Dzikir ibadah unggulan yang tak terbatas ruang maupun kondisi. bisa dilakukan kapan saja, dalam setiap situasi.

Allah Ta’ala sangat menganjurkan kita selalu berdzikir; menyebut, mengagungkan, dan mensucikan nama-nama-Nya yang Agung. Allahu Akbar..

Melalui lisan Nabi-Nya, Allah mengajarkan kalimat-kalimat dzikir yang padat nan ringkas, namun memilik keutamaan yang saaangat besar dan mulia. Mahasuci Allah.. Allah Maha Besar..

Nabi Musa ‘Alahis salam berkata kepada Rabbnya, “Ya Allah, ajarkanlah kepadaku tentang sesuatu untuk berdzikir kepada-Mu?” kemudian Allah Ta’ala pun menjawabnya, “Ucapkanlah Laa ilaha illallah.”

Dalam riwayat yang disampaikan oleh Imam an-Nasa’i ini, Nabi Musa As memohon kepada Allah Ta’ala selepas mendapatkan ajaran tentang kalimat dzikir yang mulia itu. Pinta Nabi Musa As, “Ya Allah, setiap kali mengucapkan dzikir ini, berikanlah aku pahala yang istimewa.” Allahu Akbar..

Maka Allah Ta’ala mengatakan dalam firman-Nya sebagaimana disebutkan dalam hadits Qudsi dari Abu Sa’id al-Khudri ini“Wahai Musa, seandainya tujuh lapis bumi beserta isinya digabungkan dengan tujuh lapis langit dengan seluruh semestanya dan diletakkan di sebelah timbangan kalimat Laa ilaha illallah, niscaya kalimat itu lebih berat, melebihi semua itu.”

Dalam riwayat lainnya oleh Imam Thabrani dan Baihaqi disebutkan kisah tentang sesosok jasad. Malaikat memeriksa seluruh anggota tubuh jasad itu, tetapi tak ditemukan satu pun kebajikan di dalamnya. Maka sang malaikat melanjutkan pemeriksaan ke dalam hatinya, hasilnya sama: tak terdapat kebajikan di dalamnya. Kemudian malaikat memeriksa mulutnya. Di rongga mulut terdapatlah lidah yang menempel ke langit-langit mulut dalam keadaan mengucap Laa ilaha illallah. Maka disebutkan, “Diampuni segala dosanya karena adanya kalimat yang ikhlas itu. Allahu akbar.. Allah Maha Besar

لا اله الا الله محمد رسول الله

Inilah kalimat thayyibah yang memiliki keutamaan tak terbanding. Kalimat yang disebutkan dalam hadits lain, jika diucapkan dengan ikhlas, kemudian pelakunya mati, maka ia berhak atas surga-Nya Allah..

bulukumbu 20181023_085431-479346630..jpg

Kalimat Tauhid

Kalimat inilah yang kita ingin mati dan hidup dengannya.

Syaiton berkata: Aku menghancurkan manusia dengan dosa-dosa, sedangkan mereka menghancurkanku dengan kalimat Tauhid dan Istighfar

(Ibnu Qayyim Al-jauziah)

Semoga Allah memberatkan kalimat tauhid yang kita miliki dan menghapus setiap dosa dosa kita. Dan menjadikan kematian kita meraih Khusnul Khotimah. Amiin

About AMS

....Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidak tahuan mereka”,(Abu Bakar As-Shiddiq ra) " bagiMulah segala puja puji, dgn hati badan dan lisanku.....

Posted on 24 Oktober 2018, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada Kalimat yang Lebih Berat dari Tujuh Lapis Bumi dan Langit Seisinya.

Komentar ditutup.

Laporan Aktual

Memilih Kabar Dari Sumber Terpercaya

M2000

Social Net Blog

Muslimah Daily

Allah bersamamu. Tidakkah Allah Cukup Bagimu

Pena Syariah

MENJADI KUMPULAN PENULIS YANG MENERAJUI PENULISAN BERASASKAN SHARIAH MENJELANG TAHUN 2025

Jadikan Viral!

biar semakinra.me!

Blog Abu Hudzaifah

Menghidupkan Sunnah Mematikan Bid'ah

Addariny's --- Centre

Meniti Jejak, Para Salafus Sholih yg Bijak

Aisyna haniifah

sibukkanlah dirimu dengan karya yang bisa mengharumkan namamu di hari akhir

bloginismeiga

Ekspresikan Diri dengan Cerita

Perkembangan Islam di Nusantara

merenung Islam masa lalu, merekam Islam masa kini, mereka Islam masa depan

Catatan Cinta Sahaja

AKU BELAJAR DARI KALIAN DAN AKU MENULISKANNYA

Cahyaiman's Blog

A fine WordPress.com site

Ideological Thinker

We write to SPEAK UP

Indonesian Blogwalker

There are far better things ahead than any we leave behind

Draft Corner

A Place for a Dreamer

Perjalanan Panjang

Tentang Hidup, Asa dan Cinta

blognoerhikmat

lihat dengan kata.baca dengan hati

Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Jendela Puisi

serumpun puisi dari hati yang merindu

%d blogger menyukai ini: