INDAHNYA HATI

Malam itu seorang laki-laki shalih sedang terpekur, kepalanya tertunduk dalam-dalam, matanya sayu menatap butir-butir pasir yang terhampar sepanjang pandangan, sesekali mulutnya bergumam, menyenandungkan dzikir dalam kepasrahan yang menyelimuti sekujur jiwanya.

Malam pun kian larut, dingin pun mulai menyusup ke pori-pori kulit. Angin kemarau bagai berbaris silih berganti menerpa ke
damaian dirinya. Senyap pun mulai merayap bersama gemerisik binatang malam dan lolongan anjing yang sesekali merobek kesyahduan malam.

Sementara bulan sepenggalah nampak kelam temaram, tenggelam dalam cengkeraman kepekatan lazuardi hitam, yang membentang dalam taburan berjuta bintang; menebarkan nuansa indah, syahdu, damai lagi menggetarkan sukma, memaksa diri untuk bersimpuh di hadapan Kebesaran-Nya Yang Akbar.

Angin malam kembali berhembus agak kencang, membawa dingin mistis yang menyelusupkan getaran-getaran samawi. Dan….. ya Alloh angin itu membawa senandung tilawah anak Adam di kejauhan sana. Lamat tapi pasti terdengar bacaan Qur’an itu bagai suara langit yang menggema di sepanjang lorong-lorong akbar persada alam ini, menggetarkan setiap diri yang masih memiliki setitik cahaya dalam hatinya.

Tak terasa derai air mata pun tumpah tak mampu dia tahan, terlebih manakala dia ingat betapa diri masih berlumur dosa berlumut salah, masih berkubang diri dalam lumpur ma’shiyat, masih belum mampu, atau bahkan belum mau, melepaskan diri dari kungkungan nafsu amarah…..ya Alloh……

Ya Alloh. Ampuni hamba …

Ampuni hamba ya Alloh…..

Ampuni ham…..ba-Mu ya……Alloh.

Namun tiba-tiba derai air mata ini hilang seketika, ketika senandung tilawah itu semakin jelas di telinga, seperti sengaja ditujukan untuknya. Dan….. ya Alloh….., mendadak gemetar sukma dan derai air matanya semakin menjadi-jadi, mengguncang-guncang tubuh kurusnya, ketika sang Qari’ misterius itu menyenandungkan ayat :

يَوْمَ لاَ يَنْفَعُ مَالٌ وَلاَ بَنُوْنَ إِلاَّ مَنْ أَتَى اللهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍ

Pada hari dimana tidak akan bermanfa’at harta dan anak (yang dimiliki), kecuali mereka yang datang menghadap Alloh dengan hati yang selamat…….” (Asy Syu’araa : 88-89)

Dengan tubuh yang masih terguncang ia pun mengadu :

Ya Alloh, benarkah firman-Mu ini… ?

Benarkah hanya mereka yang berhati selamat saja yang akan bersua dengan Keindahan-Mu ?

Hati yang selamat yang bagaimana ya Alloh ?

Ya Alloh, hamba ingin segera menghadap-Mu, namun hamba tahu, kalau hamba belumlah termasuk bagian dari hamba-hamba-Mu yang berhati selamat. Oleh karena itu ajarilah hamba untuk mengenali hakikat hati yang selamat ini…..Aamiin.
(menjadi pribadi yang sholih sukses dunia & akhirat, Aamiin)

About AMS

....Ya ALLAH, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka, janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidak tahuan mereka”,(Abu Bakar As-Shiddiq ra) " bagiMulah segala puja puji, dgn hati badan dan lisanku.....

Posted on 28 Agustus 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada INDAHNYA HATI.

Komentar ditutup.

Abu Salma

Homepage Pribadi Abu Salma Muhammad

Blog Abu Hudzaifah

Menghidupkan Sunnah Mematikan Bid'ah

Addariny's --- Centre

Meniti Jejak, Para Salafus Sholih yg Bijak

Aisyna haniifah

sibukkanlah dirimu dengan karya yang bisa mengharumkan namamu di hari akhir

bloginismeiga

Ekspresikan Diri dengan Cerita

Perkembangan Islam di Nusantara

merenung Islam masa lalu, merekam Islam masa kini, mereka Islam masa depan

Catatan Cinta Sahaja

AKU BELAJAR DARI KALIAN DAN AKU MENULISKANNYA

Cahyaiman's Blog

A fine WordPress.com site

Dandelion Seed

'writing' is the only way for me to speak up

KAMI DARI SEMUA : IndonesiAn BlogWalker

Blogging... Way I Get Relax a little while Learning     

Draft Corner

A Place for a Dreamer

Perjalanan Panjang

Tentang Hidup, Asa dan Cinta

blognoerhikmat

lihat dengan kata.baca dengan hati

Sports & Life

Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Abdullah Adnan

Personal Blog of Abdullah Adnan

Jendela Puisi

serumpun puisi dari hati yang merindu

DewanSyura Weblog

Just another WordPress.com weblog

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Barbados Underground

Barbados News, Politics, Opinions, Sports, Culture, Religion and Media

Michael Powers 1:1 Photography.

Self portraits, every day.

%d blogger menyukai ini: