Monthly Archives: Juni 2012

Teruntuk kalian yang pernah hadir di hidupku


Ada yang sudah berubah tapi tak bisa aku ungkapkan lagi.
Aku tak tahu sejak kapan ini mulai lain, tetapi tetap saja aku tak dapat mengungkapkannya.
Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Mungkin aku, mungkin mereka.

Tetapi, aku hanya berpikir, mungkin Tuhan tidak mengabulkan doaku untuk kali ini.

Ya karena aku yakin, untuk masalah ini, Tuhan sepertinya selalu membuat aku untuk menunggu.

Tapi Tuhan, aku hanya pinta padamu.

Aku tahu Kau membuat aku untuk bersabar, aku tahu Kau memberiku hikmah di balik ini.

Tapi apakah aku belum cukup disadarkan oleh laman hitam yang pernah ada di hidupku?

Atau aku adalah manusia keras kepala sehingga Kau harus menyadarkanku berulang.

Aku memang bodoh, Tuhan…

Tuhan, Kau tetap satu-satunya Tuhanku yang tidak pernah mengecewakanku, walaupun terkadang aku masih sering mengecewakan-Mu.

Tuhan, kali ini aku hanya meminta satu. Walau aku tahu, jika ku minta waktu untuk berulang, itu tidak akan pernah mungkin terjadi.

Aku hanya ingin semuanya seperti dulu…

Aku yang seperti dulu, dan mereka yang seperti dulu.

Itu saja, Tuhan…

Teruntuk kalian yang pernah hadir di hidupku
Aku ingin membahagiakan kalian, dengan cara yang aku bisa.
Teruntuk kalian yang pernah hadir di hidupku.
Aku merindukan kalian dan aku menyayangi kalian 
Aku hanya tidak ingin ada sisi yang hilang di antara kita, hingga sisi itu tidak lagi bertautan satu sama lain 

Iklan

Misteri Yang Mainkan Rasa


Cinta adalah ketika kamu membawa perasaan,

kesabaran dan romantis dalam suatu hubungan

dan menemukan bahwa kamu peduli dengan dia.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu.

Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi

tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi

Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik,

akan memberi kesusahan untuk menguji kita.

Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya dapat

tertanam lebih dalam.

Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya.

Alasan yang kadang sulit untuk dimengerti

namun kita tetap harus percaya bahwa ketika

Ia mengambil sesuatu,

Ia telah siap memberi yang lebih baik.

Mungkin Tuhan menginginkan kita untuk bertemu

dengan orang yang tidak tepat sebelum bertemu.

Jadi ketika kita akhirnya bertemu dengan orang yang tepat,

kita akan tahu betapa berharganya anugerah tersebut.

Mengapa Menunggu ?????

Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan,

Kita tidak ingin tergesa-gesa.

Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.

Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai,

kita tidak ingin kehilangan jati diri kita dalam pencarian itu.

Jika ingin berlari, maka belajarlah berjalan dahulu

Jika ingin berenang, maka belajarlah mengapung dahulu

Jika ingin dicintai, maka belajarlah mencintai dahulu

Pada akhirnya….

Lebih baik menunggu orang yang kita inginkan,

ketimbang memilih apa yang ada.

Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai,

ketimbang memuaskan diri dengan apa yang ada.

tetap lebih baik menunggu orang yang tepat,

karena hidup ini terlampau singkat untuk dilewatkan

bersama pilihan yang salah

karena menunggu mempunyai tujuan yang mulia dan misterius.

Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,

Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,

Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,

Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.

Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama,

Dan penantian kita tidaklah sia-sia.

Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal (iman, keberanian dan pengharapan)

Tapi penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorang pun bayangkan.

Pada akhirnya……

Tuhan dengan segala hikmat-Nya meminta kita menunggu,

pasti…karena alasan yang penting.

semua indah pada masanya!!!!

semoga bermanfaat…terutama untuk diri kami pribadi

Lihat ini.. Inikah potret Indonesiaku??


Saya adalah warga negara Indonesia, udah 19 tahun saya numpang di negara ini dan tetap berterimakasih kepada Allah karena saya masih hidup di negara yang aman-aman saja dan dengan rakyat yang selalu bertoleransi tinggi terhadap sesama. Tidak di negara yang lagi perang, di negara yang lagi dijajah, atau di negara yang sedang konflik, atau negara apapun namanya yang mungkin kondisinya saat itu bisa saja mengancam nyawa saya, adik-adik saya, keluarga saya, teman-teman atau lingkungan saya. Ya, saya tetap bersyukur untuk itu 

Tapi, semakin saya tinggal di Indonesia, semakin banyak hal yang membuat saya tercenung sendiri melihat tingkah polah dari kehidupan yang sepertinya memang sulit untuk bisa menyamaratakan diri menjadi negara maju. Sepertinya kata “negara berkembang” itu sudah saya dengar dari saya TK (Taman Kanak-Kanak) hingga kini saat saya akan menjadi sarjana. Oh tidak… yang membuat saya semakin terpuruk ketika ada salah seorang teman saya yang berkata seperti ini “bukankah kata negara berkembang merupakan kata-kata yang paling halus untuk mengganti ungkapan “negara miskin”??Saya terdiam dan berpikir, sepertinya ada benarnya juga, jika tidak, mengapa sampai sekarang negara saya tidak pernah mengganti “status” nya sedikit lebih tinggi.

Benar teman, saya semakin melihat apa yang terjadi di Indonesia, semakin jauh dari harapan pembangunan yang ideal. Mungkin potret-potret kehidupan di bawah ini yang dapat mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi di negara ini. Saya kira, potret-potret kehidupan ini menjadi saksi bisu yang paling jujur akan semua ketidakjelasan mimpi dan masa depan yang semakin suram.

Pertanyaan yang paling mendasar adalah “kapan semua ini akan berubah?”

“kapan kita akan terus melihat potret-potret ini?” “tidak ter-iris-kah hati kita melihat ini di sekitar kita?”

Negara ini memerlukan perubahan, negara ini membutuhkan orang yang mampu untuk merubah ini semua. Tuhan tidak akan pernah mau ngubah nasib suatu bangsa, kalau bangsa itu sendiri ga ada usaha untuk mengubah. Kita selaku generasi muda, ini tantangan untuk kita melakukan perubahan tersebut. Mungkin banyak saat ini ingin mengubah negara, tapi dia lupa untuk mengubah diri sendiri. Kita harus punya inovatif dan visioner melihat keadaan ini. Setidaknya kita lakukan apa yang mampu kita lakukan dimulai dari sendiri, dan lakukan ini sekarang. Jangan pernah takut akan hasil yang kita raih, karena Tuhan selalu menilai apapun yang telah kita kerjakan. Dan itu tidak akan luput dari penilaian-Nya. Berikan sumbangsih terbaikmu untuk negeri ini, Kawan. Negara kita merindukan sosok-sosok pengubah itu. Berikan sedikit, Kawan… walaupun itu kecil… 

Nice Picture


hohoh… akhirnya pede juga nge publish gambar-gambar yang dibuat sendiri dari chat Yahoo Messanger, ini beberapa gambar yang saya anggap cantik. Sorry banget deh kalau saya sebutin ini yang paling bagus, karena emank pada dasarnya saya ga pintar ngegambar, walaahhh….

Yah, kalo ini mah temanya “LIhat kebunku, penuh dengan bunga, ada yang merah dan semuanya merah”, hahaha… memang sih masih amatiran, tapi setidaknya masih bisa gambar lebah, bunga yang cantik, batu hitam yang tidak seberapa mana itu, dan ulat. Ngomong-nomong, ulatnya cakep juga yah, hahahah…

Nah ini dia, kalo ini udah agak naikan dikit lah untuk tingkatan bisa ngegambar, haha… ini tema nya “Pak Tani nge-check kebun yang tiba-tiba ditumbuhi tanaman aneh”. Bentuknya kayak mawar gitu, tapi batangnya kurus dan dan sangat tinggi, sehingga melampaui tinggi badan Pak Tani, hahah…

Kalau yang ini, awalnya kepedean banget bilang ini gambar abstrak.. serasa anak arsitek yang sering bikin gambar abstrak (ya ampun nak, mimpi apa dikau sampai pengen jadi arsitek, menggambar aja kagak becus, hahaha)

Gdubraaaakkk… dari segi mana nya coba abstraknya, haha.. Tapi benar juga ini disebut gambar abstrak. Abstrak itu nama lainnya GAK JELAS kan?? haha.. iya, mulai dari ga jelas gambarnya bentuk apa, maksud gambarnya juga ga jelas apa (padahal memang lagi ga jelas mikirin apa kok sampai ngegambar ini, hahah), terus pewarnaannya juga jadi kagak jelas gitu (ya walapun jujur, untuk campuran pewarnaannya itu lumayan juga kok 

hoho..memuji diri sendiri)

Ya paling tidak, karena sudah merasakan betapa susahnya menggambar apalagi untuk memikirkan ide untuk menggambar, saya benar-benar salut ke setiap orang yang pintar ngegambar. Mereka pintar dalam menemukan suatu ide yang akan dituangkan dan berhasil mengimajinasikannya dalam memori pikiran mereka. Analisis yang kuat dan detail menurutku. Mereka bisa ingat gimana lekuk pada kuping orang, atau perbedaan garis wajah pada setiap orang, ataupun gerakan yang berbeda dalam tiap pose. Sungguh menakjubkan… Yeah, setiap orang memang dilahirkan dengan bakat alami yang mengesankan. Tapi sepertinya pintar menggambar memang tidaK dilahirkan untuk menjadi bakat alami bagi saya, huhu… menyedihkan!

Tentang Pintu Hati


Kenapa lagi? Harus terulang dengan hal yang sama?

Kenapa? Hanya punya efek jika tidak untuk saat ini mungkin di masa depan, tapi tetap saja itu membuat penghujaman terhadap hati.

Sakit? itu pasti terasa….

Harapan? Sudah ku bilang jangan dekati aku dengan kata itu.

Atau aku memang terlalu mudah untuk ditinggalkan oleh harapan?

Aku tahu Tuhan mungkin menetapkan itu sebagai salah satu roda perputaran hidupku.

Tapi tetap saja, aku manusia!

Bukan iblis yang mampu membalas, ataupun malaikat yang mampu bertahan dalam damai.

Aku tahu Tuhan menyayangiku sehingga aku dicegah dengan cepat dari sesuatu yang belum tepat untukku.

Tapi kenapa ini harus berulang?

Aku tidak pernah mencari itu.

Tapi mereka yang hadir dan mencariku.

Mereka yang membawa harapan itu , dan aku benci jika itu harus terjadi berulang kali.

Harapan kosong, dengan efek bisu, diam, dan kosong.

Tapi dengan alasan yang menurutku anak kecil pun paham akan arti itu.

Alasan karena harapan itu telah beralih, alasan karena jarak dan waktu, alasan karena tak berani memilih, alasan karena plin plan, alasan dan alasan….

Toh, apa artinya semua itu??

Tetap saja itu alasan tanpa sesuatu yang real untuk dibuktikan.

Tolong jangan buat pintu yang selama ini telah berusaha diperbaiki dan harus rusak lagi untuk beberapa kalinya, tolong….

Karena aku hanya memiliki satu pintu yang mampu membuatku bertahan dengan ini

About In A Relationship


Segala macam hubungan antar manusia itu mirip pasir dalam genggamanmu.

Jika berada pada telapak tangan yang terbuka, pasir itu akan tetap pada tempatnya.

Namun jika kau kepalkan tanganmu erat-erat untuk mempertahankannya, pasir itu akan menyembur dari sela-sela jarimu.

Mungkin ada yang tersisa di tanganmu, tetapi kebanyakan akan jatuh.

Menjalin hubungan adalah seperti itu,. kalau dipertahankan dengan longgar dengan menghormati dan membebaskan orang lain, hubungan itu akan tetap utuh.

Tapi jika digenggam terlalu erat, terlalu memiliki, maka hubungan cinta itu akan terlepas dan hilang.

Khaleel Jamison, The Nibble Theory

Bait ke 17


udah lama tak ku petikkan dawai penghidupanku di atas senarai 16 ini.

Tak ku tahu pun.

Telah lama yang ingin mendengarkan gelombang nyanyian bait 17, tergetarkan dari maleus dan stapes,

menuju lintasan sel rambut yang bertepi dan diam,

hingga korteks gyrus temporalis superior menjadi tempat persemayaman terakhir impuls bait 17ku.

Kini kukatakan…

Bait 17ku tetap menjadi bait yang tak bernada.

Tetap kosong dalam diam.

Tetap menjadi misteri dalam nada tak bermula.

Dan tetap mempesona di antara nada-nada yang tak berdawai.

Terkadang membuatmu larut dalam lelap, kau tersadar tetapi terlanjur terhipnotis pada carikan bait tanpa nada.

Padahal…

Bait 17 tak sehebat dengan gurindam 12.

Bait 17 pun tak seindah syair perahu.

Bait 17 juga tak sebebas tragedi winka dan sihka.

Bait 17 tetap kosong dan tanpa kepastian waktu yang terus mempesona di akhir zaman.

Hanya akan ada satu kunci yang membuatnya akan bernada,

walaupun kecil,

tetapi serasa penghidupan itu akan kembali.

Multitalking?? Oh No!!


Apakah kalian tahu mengapa lelaki agak sedikit bising mendengar wanita terlalu multitalking? Ya, memang dari segi bentuk anatomis dan komposisi dari lapisan di otak laki-laki yang menyebabkan setiap omongan yang didengarkan tidak dapat langsung diterjemahkan dengan baik oleh mereka, butuh waktu yang lama untuk itu. Tetapi dari segi kebiasaan, barulah aku tahu mengapa rata-rata laki-laki sangat bosan ketika wanita berbicara, ini beberapa fakta yang tidak berhubungan langsung dengan perbedaan komposisi dan bentuk anatomis dari otak laki-laki dan perempuan:

1. Memang otak wanita diciptakan lebih banyak lokasi verbal sehingga dalam setiap harinya perempuan dapat menghabiskan sekitar beratus ribu kata untuk diucapkan. Tapi tahukah kalian hal apa yang membuat laki-laki menjadi bosan? Ya karena wanita terlalu banyak berbicara, sehingga mereka sulit untuk mendengar. Adalah kelemahan mereka untuk mendengar setiap perkataan dengan baik, mereka butuh waktu untuk mendengar lebih tinggi dibandingkan wanita yang hanya dengan bisik-bisik saja, tetapi bisa langsung mengerti tentang apa yang disampaikan. Yang harus kalian catat wahai wanita, telinga laki-laki itu nggak se-sensitif telinga kalian.

2. Wanita jika berbicara terlalu cepat. Setelah telinga yang tidak sensitive itu harus mendengarkan lagi wanita yang berbicara dengan intonasi yang sangat cepat, itu menimbulkan komplikasi yang double bagi laki-laki. Mengapa? Mereka sudah dikaruniai telinga yang pendengarannya kurang sensitif, harus ditambahkan lagi dengan intonasi nada bicaranya yang lebih cepat dari kecepatan kereta api. Itu membuat informasi yang nyampe ke telinga mereka semakin rumit. Rumit karena nyampenya telat dan rumit karena informasinya nggak jelas mereka terima.

Nah, akhirnya informasi yang “Complicated” masuk ke telinga laki-laki dan mau tidak mau harus mereka transferkan ke otak lewat kabel “saraf” yang ada di telinga. Dan tahukah apa yang terjadi setelah berita“Complicated” itu sampai ke otak mereka? Masalah mereka kini menjadi makin “trouble”. Otak mereka sulit untuk menerjemahkan secara langsung hasil “Complicated” tadi, dikarenakan informasi yang ada di otak harus melewati “jembatan penghubung” dengan bagian otak yang lain untuk proses penerjemahan berita.

Masalahnya adalah jembatan penghubung di otak mereka itu diciptakan sangat sempit, tidak seperti jembatan penghubung di otak wanita yang sangat luas dan panjang. Ini menyebabkan dalam proses transfer informasi harus sedikit demi sedikit melewati jembatan itu, sehingga dalam prosesnya penerjemahannya pun menjadi lama dan tidak sekalian. Bisa kalian bayangkan apa jadinya, jika berita“complicated” nan banyak berderet itu melewati jembatan penghubung secara berdesak-desakan. Ini membuat proses sampainya berita ke bagian otak yang lain dan penerjemahannya akan sangat terganggu. Makanya, tidak heran terkadang ada laki-laki yang sampai marah kepada wanita jika wanita tersebut berbicara sangat cepat dan panjaaaaang. Padahal sebelumnya laki-laki itu sudah meminta kepada wanita untuk berbicara lebih tenang dan tidak terburu-terburu seperti sedang dikejar maling.

Jadi untuk wanita, jika sedang berbicara dengan laki-laki, alangkah baiknya untuk tidak terlalu cepat. Ini demi menyelamatkan mereka dari tiga masalah yang terjadi di telinga dan otak mereka. Saya yakin, jika usaha ini dilakukan, apa yang kamu bicarakan kepada laki-laki akan lebih disimak dan kalian tidak akan pernah menggerutu dengan mengatakan “kamu dengar sih apa yang aku omongin tadi”, hoho 

3. Sudah banyak bicara, terus bicaranya cepat, ada lagi yang menjadi kebiasaan buruk wanita. Karena wanita diciptakan lebih sering ngomong dibandingkan laki-laki, dan karena jumlah kata yang diucapkan sangat banyak selama per hari, apakah para wanita menyadari bahwa mereka terkadang sering dan selalu mengulang perkataan yang sebelumnya sudah beberapa kali dikatakan padahal mereka berbicara masih dalam kurun waktu yang sama? Aku yakin, banyaknya kata dalam bahasa Indonesia, Inggris, Arab, Jepang ataupun semua negara yang ada di dunia ini, jika dibandingkan dengan jumlah perkataan yang dikeluarkan oleh satu orang wanita setiap hari, itu akan mengalahkan jumlah banyaknya kata yang ada di dunia ini. Dan tidak mustahil apa yang wanita bicarakan seringnya mengeluarkan kata-kata yang sama sampai kepada maksud yang sama setiap hari.

Aku baru merasakannya , Teman. Saat ini aku mempunyai hasil rekaman 9 orang ahli yang aku wawancarai untuk hasil skripsiku, dan dari 9 orang ahli itu 2 orang nya adalah ahli wanita. Lantas apa yang membedakannya? Saat hasil wawancara aku catat kembali dengan mendengarkan hasil rekaman wawancara, aku merasakan perbedaan bahwa setiap pembicaraan yang disampaikan oleh ahli laki-laki selalu bersifat analistis, to do point, dan tidak berbelit-belit dalam omongan, sangat tepat dan langsung mengena tanpa harus diulang. Sementara ahli yang wanitanya, selama wawancara berlangsung mereka selalu menyampaikan hal yang sama dan terus mengulang-ulang perkataannya dan maksud perkataannya yang sudah diulang sekitar 10 kali sebelumnya, padahal pertanyaan yang aku ajukan sudah berbeda-beda. Ini membuat aku kesusahan dalam menyimpulkan hasil wawancara ke dalam bentuk tulisan, karena perkataan yang disampaikan itu-itu saja, walaupun untuk durasi waktu pembicaraan dengan ahli wanita lebih lama dibandingkan durasi waktu pada ahli yang laki-laki.

Mungkin ini merupakan faktor yang menyebabkan mengapa laki-laki sangat bosan dengan wanita yang kalau bicara pasti panjang banget. Karena perkataan yang dikeluarkan itu-itu saja, walaupun durasi untuk berbicara sangat panjang. Laki-laki tidak menyukai hal yang bertele-tele, mereka diciptakan untuk suatu hal yang langsung to do point pada maksud yang dituju. Aku baru berpikir, jangankan laki-laki, aku dan wanita lainnya jika dihadapkan dengan seorang teman wanitamu yang kerjanya hanya bicara dan curhat terus tentang dirinya, sedangkan posisimu hanya sebagai pendengar, lama kelamaan kamu akan bosan juga. Karena apa yang disampaikan terus berulang-ulang dan tentang hal yang sama, padahal jika sekali saja dia ngomong tentang itu kamu udah mengerti. Sebab telinga wanita udah diciptakan lebih sensitif dan jembatan penghubung pada wanita lebih luas dan panjang. Terkadang pun, tanpa aku sadari, aku juga masih sering berperilaku seperti itu, tetapi setelah aku ketahui faktor ketiga ini dan aku rasakan sendiri, setidaknya aku menjadi sadar untuk bisa mengubah kebiasaan jelek ini, bahwa kebiasaan ketiga ini sangat tidak enak, tidak hanya bagi laki-laki. Tetapi juga wanita yang mendengarkan. Mungkin karena inilah si pelangi sering jutek, gara-gara aku sering banget ngeluarin kata-kata yang sama yang sebenarnya dia juga udah pernah dengar kata-kata itu sebelumnya dan udah ngerti apa maksudnya. Maafkan saya, Pelangi … 

Oke girls, kayaknya mulai berlaku sedikit lebih bijak dalam berbicara itu baik, mulai dari jangan terlalu overdosis dalam berbicara (karena terlalu banyak bicara juga tidak baik), mulai dengan bicara yang tidak terlalu cepat, dan mulai dengan bicara yang langsung to do point dan mengubah kebiasaan untuk tidak mengulang perkataan yang itu-itu saja, sepertinya akan lebih baik. Ya itu akan lebih baik dalam membina komunikasi kita dengan sesama wanita, ataupun komunikasi dengan laki-laki. Karena kamu juga akan kesal jika kamu berada pada sisi mereka yang hanya mendengarkan setiap harinya, hehe 

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan selamat mencoba 

Ditulis dalam Uncategorized

Perempuan dan Laki-Laki

Jun 25

Posted by


udah seminggu ini, aku menjadi perempuan…

Ya, perempuan yang tengah berada masa konflik berperang dengan tentara yang bernama esterogen dan progesterone.

Bagaimana aku bisa menyeimbangkan emosi di diriku sedangkan aku harus berperang dengan si pembentuk emosi?

Itu sama saja dengan menekan jiwa hingga berujung pada pembalikan jiwa.

Pembalikan jiwa yang ku kira mengubahku tak ubahnya seperti lelaki.

Dan aku juga menjadi lelaki selama seminggu ini.

Normalnya setiap perempuan, setiap harinya akan selalu mengeluarkan kata-kata dari lingualnya sebanyak di atas ratusan ribu kata.

Nah, aku? Sudah seminggu ini aku lebih baik merasakan diam dan lebih mempercayai kata hatiku untuk terus berbicara.

Normalnya menjadi perempuan akan mencari media yang mampu untuk menampung ekspresinya.

Nah, aku? Sudah seminggu ini aku sendiri, dengan pikiran dan hatiku.

Normalnya menjadi perempuan setiap ekspresi akan terkuak walau berusaha untuk ditutupi.

Nah, aku? Kepintaranku dalam bermain lakon sepertinya terus berhasil, tidak ada yang tahu akan perubahanku. Jika pun tahu, tak akan ada yang tahu mengapa dan karena apa.

Aku berpikir, bermain dengan pikiran sendiri untuk beberapa waktu ternyata mengasyikkan sekaligus menyakitkan, hahah 

Tapi selama seminggu ini, walaupun secara fisik aku perempuan, tetapi tak ku pungkiri sebagian pikiranku menjadi lelaki.

Mengapa dengan kalian laki-laki? Takutkah kalian karena aku berkata seperti itu?

Haha.. tenang saja.. aku tetap wanita. Ingat, aku tetap wanita walaupun penampilanku tak seutuhnya mencerminkan wanita yang feminim.

Tenanglah, aku tetap menjadi wanita yang masih diberikan perasaan sebagai pemilih dominan dalam sebuah tindakan.

Ya walaupun untuk seminggu ini, kadarnya lebih sering membuatku muak.

Kalau boleh jujur, aku hanya menginginkan presentase yang wajar di antara logika dan perasaan.

Tidak kurang, tidak lebih apalagi overdosis.

Tetapi, tetap saja, aku diciptakan sebagai perempuan.

Untuk itu ketahuilah, walaupun aku mempunyai sifat seperti lelaki, aku masih punya hati yang tanpa ku minta pun kadarnya memang diciptakan lebih untuk sebuah ciptaan yang bernama “perasaan”.

Jadi, pahamilah…

Ditulis dalam Uncategorized

Ini mengenai kejujuran, Kawan!

Jun 25

Posted by


Jujur, apakah kau yakin di dunia ini masih ada orang yang bisa jujur?

Aku yakin, di antaranya masih banyak orang yang bisa jujur.

Setidaknya jujur dengan hati kecilnya sendiri.

Yaitu aplikasi bentuk dari jujur terhadap dirinya sendiri.

Jarang aku bisa menemukan itu

Oleh sebab inilah, kenapa Tuhan tidak pernah memberikan kelebihan kepada manusia untuk bisa mengetahui isi orang lain.

Karena kalau semua orang bisa jujur di dunia ini, mungkin tidak akan ada lagi “hukum” di dunia ini.

Kan hukum dibuat bagi mereka yang melanggar? Bukankah mereka melanggar karena mereka tidak jujur?“, begitu sahut pelangi.

Seperti melukai diri sendiri dan mengobatinya sendiri.

Itu yang kurasakan setiap aku dengan mudahnya (mungkin) menangkap ketidakjujuran yang diselayangkan lewat wajah ataupun tingkah laku yang berusaha seambigu mungkin dengan hati.

Walau berpura-pura tidak tahu.

Tetapi hati tetap tidak bisa dibohongi.

Begitupun aku selalu menghargai jika seseorang, siapapun itu bisa jujur, apalagi dengan hatinya sendiri.

Akupun sebenarnya bukan makhluk yang suci, Kawan!

Aku cuma manusia biasa yang selalu berusaha untuk terus jujur.

Aku juga mungkin di masa lalu pernah tidak jujur.

Tapi sekali lagi, karena aku tahu bagaimana rasanya efek dari sesuatu ketidak jujuran itu.

Akhirnya aku memutuskan mulai belajar untuk terus jujur.

Hingga ini bisa menjadi kebiasaanku terus menerus.

Efek itu, Kawan!

Efek itu yang membuatku tak berani untuk tidak jujur.

Ketika sekali kau berbohong.

Kau akan kehilangan kepercayaan yang diberikan orang lain kepadamu.

Kepercayaan…

Sekali kau kehilangan itu, kau tidak akan pernah mendapatkannya lagi.

Sama saja jika keadaannya kau yang kehilangan kepercayaan dari seseorang, ataupun seseorang yang membuatmu kehilangan kepercayaan itu.

Tidak ada istilah “berkurangnya kepercayaan”.

Karena walaupun berkurang, itu berarti sama saja dengan kau tidak percaya lagi. Walaupun tidak sepenuhnya.

Karena bagiku sekali sudah tidak percaya, maka untuk dapat percaya lagi… itu sulit.

Tapi, kau harus bisa menghargai orang yang bisa mempercayai kejujuranmu.

Karena sekarang tak semudah itu, Kawan!

Terkadang dari mereka tidak bisa membedakan mana yang jujur atau tidak.

Terlalu tipis perbedaan di antara keduanya.

Hanya dengan mengikuti kata hati kau akan merasakan apakah itu sebuah kejujuran atau tidak.

Betapa sakit rasanya jika kau ternyata sudah jujur, tapi malah mereka mengatakan bahwa kau belum jujur.

Apakah jujur itu membutuhkan suatu aura, seperti rasa simpatik yang langsung bisa membuat orang percaya dengan kondisi yang mungkin itu hanya sebuah kamuflase sikap? Siapa yang bisa benar-benar tahu tentang hal itu? Kecuali Tuhan dan hatinya sendiri?

Untuk itu teman makanya kukatakan. kau harus mengapresiasi orang-orang yang menghargai kejujuranmu.

Jarang-jarang di dunia ini kau akan mendapatkan orang yang seperti itu.

Hidup itu penuh dengan keseimbangan bukan?

termasuk kejujuran, untuk memberi dan menerima 

Ditulis dalam Uncategorized

Abu Salma

Homepage Pribadi Abu Salma Muhammad

Blog Abu Hudzaifah

Menghidupkan Sunnah Mematikan Bid'ah

Addariny's --- Centre

Meniti Jejak, Para Salafus Sholih yg Bijak

Aisyna haniifah

sibukkanlah dirimu dengan karya yang bisa mengharumkan namamu di hari akhir

bloginismeiga

Ekspresikan Diri dengan Cerita

Perkembangan Islam di Nusantara

merenung Islam masa lalu, merekam Islam masa kini, mereka Islam masa depan

Catatan Cinta Sahaja

AKU BELAJAR DARI KALIAN DAN AKU MENULISKANNYA

Cahyaiman's Blog

A fine WordPress.com site

Ideological Thinker

We write to SPEAK UP

KAMI DARI SEMUA : IndonesiAn BlogWalker

Blogging... Way I Get Relax a little while Learning     

Draft Corner

A Place for a Dreamer

Perjalanan Panjang

Tentang Hidup, Asa dan Cinta

blognoerhikmat

lihat dengan kata.baca dengan hati

Ariefmas's Weblog

Sejenak Menapak Riuhnya Dunia Maya

Abdullah Adnan

Blogger Otomotif

Jendela Puisi

serumpun puisi dari hati yang merindu

DewanSyura Weblog

Just another WordPress.com weblog

Catatan Kaki

Kisah ke mana kaki ini melangkah...

Barbados Underground

News, Politics, Opinions, Sports, Culture, Religion and Media